YAUMUL IJTIMA' MWC NU BINONG, MINGGU, 29 JANUARI 2017, PUKUL 08.00 - 12.00 WIB, TEMPAT MASJID JAMI AL-MUWAHHIDIN KP. PAWELUTAN DESA CITRAJAYA

Rabu, 27 April 2022

Zakat Fitrah kapan bagusnya?



Serba Serbi Zakat Fitrah

Sore tadi menjelang berbuka, PC NU Situbondo di bawah kepemimpinan dua Kiyai yang sangat visioner , KH Muhyiddin Khatib dan KH Zainul Mu'in Husni, menyelenggarakan webinar tentang waktu yang utama dalam membayar zakat fitrah. Tema ini berangkat dari kegelisahan dimana orang orang yang membayar zakat fitrah cenderung membayarkannya di malam hari raya Iedul Fitri, sehingga kerap kali terjadi penumpukan zakat dan menyulitkan "Amil" atau "panitia zakat" dalam mendistribusikan nya dengan baik. Ahirnya tidak jarang para "Amil dan panitia zakat" membagikannya secara "pokoknya terbagikan", sekalipun tidak tepat sasaran.

Hadir sebagai Nara Sumber Syaikh Al Faqih Al Ushuliy KH Afifuddin Muhajir. Di akhir webiner disimpulkan beberapa hal

1. Pada dasarnya waktu yang Afdhal untuk membayar zakat fitrah adalah waktu wujub, yaitu waktu malam hari Iedul Fitri sampai dengan shalat Iedul Fitri. Namun waktu Afdhal itu bisa bergeser dengan dua alasan; pertama:  jika  mustahiqqin (orang yang berhak menerima zakat) lebih membutuhkan sebelum waktu itu. Dalam hal ini, maka mendahulukan atau menyegerakan membayar zakat lebih utama. Kedua: menyegerakan membayarkan zakat sebelum waktu wajib lebih memudahkan sistem distribusi zakat secara sempurna. Dua alasan ini yang menjadikan "ta'jilu az zakat" -menyegerakan membayar zakat lebih utama dari pada membayarkannya di malam Iedul Fitri.

Jadi mumpung masih sekitar 5 hari lagi Iedul Fitri,  segerakan bayar zakat mulai saat ini juga, sebab mustahiqqin lebih membutuhkannya hari hari ini, dan lebih memudahkan Amil atau panitia zakat untuk mendistribusikan lebih sempurna.

2. Zakat fitrah bisa dibayarkan dengan tiga cara. Pertama, dibayarkan sendiri. Jika semua Muzakki membayarkannya sendiri maka gugurlah bagian Amil. Kedua membayarkan melalui wakil yang dipilihnya sendiri, baik individu maupun kolektif (panitia). Dalam hal ini, wakil tidak boleh mendapatkan bagian dari zakat, namun ia bisa mendapatkan upah dari  Muzakki. Inilah yang disebut wakalah bi ajrin, atau perwakilan dengan upah. Ke tiga, dibayarkan melalui Amil Zakat yang diangkat langsung oleh pemerintah. Dalam hal ini, Amil mendapatkan bagian dari zakat seukuran upah standar.

3.  Tujuan utama zakat adalah 2 hal , pertama sebagai penyucian bagi orang yang puasa dari dosa yang bisa menghilangkan pahala puasa, dan kedua untuk igna' (kecukupan dan kepuasan) bagi khususnya faqir miskin di hari raya sehingga mereka tidak sibuk bekerja mencari Rizki, atau meminta minta di hari itu. Oleh karena tujuan adalah igna', maka bisa menggunakan makanan pokok atau senilai/seharga makanan pokok. Ini artinya zakat fitrah menggunakan uang adalah boleh untuk tujuan memberikan kecukupan dan kepuasan faqir miskin. 

Wallahu A'lam.

Malang 17 04 2022

Senin, 25 April 2022

Zakat Fitrah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

*Hukum Zakat Fitrah Dengan Uang*
https://youtu.be/uUrLqk-XfXg

Menurut kebanyakan ulama (Mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali) zakat fitrah harus dengan makanan pokok yang umum dimakan di suatu daerah. Sedangkan menurut Mazhab Hanafi, boleh dibayarkan dengan uang. Dan karena mayoritas masyarakat kita pengikut Mazhab Syafi’i, maka sebaiknya zakat fitrah kita keluarkan dengan bentuk beras (makanan pokok). 

Adapun jika ingin membayar dengan uang, seperti dalam Mazhab Hanafi, juga diperkenankan, jika memang itu lebih bermanfaat bagi penerima. Tetapi kita juga harus ikut dengan hitungan zakat fitrah dalam ketentuan Mazhab Hanafi.

*Perincian :*
1. Menurut mayoritas fuqaha (termasuk Mazhab Syafi'i) zakat fitrah dengan uang tidak sah, karena dalam Hadits menyatakan zakat fitrah harus dengan makanan pokok regional, tidak ada pernyataan dengan bayar uang.

2. Mazhab Hanafi membolehkan bayar zakat fitrah dengan uang, karena lebih jelas untuk menutupi kebutuhan fakir miskin.

3. Boleh taqlid (mengikuti) Mazhab Hanafi bayar zakat fitrah dengan uang jika memang itu lebih bermanfaat bagi fakir miskin.

4. Syarat taqlid Mazhab lain adalah tidak terjadi talfiq (mencampur aduk pendapat mazhab-mazhab, sehingga akan mengakibatkan tidak sahnya suatu ibadah karenanya).
Artinya, dia harus konsisten dengan aturan mazhab yang ditaqlidi dalam kasus ini, sehingga dia harus membayar harga satu sho' juga dalam ukuran Mazhab Hanafi, bukan harga satu sho' menurut ukuran Mazhab jumhur : 

• 1 sho' menurut jumhur adalah 2.8 kg. makanan pokok regional. Atau untuk amannya, sebaiknya langsung kita bulatkan menjadi 3 kg.

• 1 sho' menurut Mazhab Hanafi adalah 8 rithl = 3800 gr. / 3.8 kg. bahan makanan selain hinthoh (gandum). 
-> Dan cukup dengan harga 0.5 sho' hinthoh (gandum) atau 1900 gr. / 1.9 kg.

Mazhab Hanafi berpatokan dengan hadits Tsa'labah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkhutbah dan berkata, "Bayarkan zakat fitrah untuk orang mardeka dan hamba sahaya setengah sho' gandum, atau 1 sho' kurma atau 1 sho' syair (jelai/sebangsa beras)." [HR. Abu Dawud]

#Bagi yg membayar zakat fitrah dengan uang harus mengikuti ukuran dalam mazhab Hanafi.

حكم اخراج القيمة في زكاة الفطر
١_ لا يجزيء اخراج القيمة على مذهب الجمهور (ومنهم الشافعية)، لأن الحديث الشريف نص على قوت البلد ولم ينص على القيمة.
٢_ اجاز الحنفية اخراج القيمة فإنه يحصل بها اغناء الفقير.
٣_ للمقلد تقليد مذهب الحنفية في اخراج القيمة إن كانت هناك مصلحة للفقير.
٤_ من شروط تقليد المذهب الآخر عدم التلفيق، بمعنى:
أن يلتزم بضوابط المذهب الذي يقلده في المسألة، فيخرج قيمة مقدار الصاع عند الأحناف، ولا يخرج قيمة مقدار الصاع في مذهب الجمهور. 
مقدار الصاع عند الجمهور = أربعة أمداد= ٥ وثلث ارطال = ٢٤٠٠ غم تقريباً. 
مقدار الصاع عند الحنفية = ٨ ارطال = ٣٨٠٠ غم. 
ويكفي من الحنطة نصف صاع (١٩٠٠ غم) ومن باقي الأصناف صاع (٣٨٠٠ غم).
لحديث ثعلبة العذري أنه قال: خطبنا رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: «أدوا عن كل حر وعبد نصف صاع من بر، أو صاعاً من تمر، أو صاعاً من شعير» [رواه أبو داود]. 

#الحاصل: من اراد اخراج القيمة تقليداً لمذهب السادة الحنفية فاليلتزم بمقادير مذهبهم.
والله أعلم... 

إعانة الطالبين، ج ٢ ، ص : ١٩٥.

✒️ Ustadz Muhammad bin Husein al-Habsyi 
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
👥 Facebook Page :
Fb.com/UstMuhammad110

📣 Telegram Channel :
bit.ly/UstMuhammad110